Kreativitas dan Inovasi, sama atau tidak sih?

Banyak orang yang ketika mendengar kata kreativitas dan inovasi membayangkan bahwa mereka merupakan dua buah kata yang memiliki arti yang sama. Tetapi apabila kita telaah lebih dalam lagi, kedua kata ini memang memiliki persamaan, namun mereka juga memiliki perbedaan. Apa sih persamaan dan perbedaan nya? Mari kita lihat di bawah ini.

Perbedaan:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kreativitas memiliki arti

kre·a·ti·vi·tas /kréativitas/ n 1 kemampuan untuk mencipta; daya cipta; 2 perihal berkreasi; kekreatifan”

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, inovasi memiliki arti

ino·va·si n 1 pemasukan atau pengenalan hal-hal yg baru; pembaharuan; 2 penemu-an baru yg berbeda dr yg sudah ada atau yg sudah dikenal sebelumnya (gagasan, metode, atau alat)”

Kalo menurut gw sendiri, Kreativitas merupakan karunia dari Tuhan kepada setiap manusia untuk dapat menciptakan ide ide atau gagasan baru, untuk memecahkan masalah dengan cara yang tidak bisa kita temukan dalam teori atau bisa dikatakan berpikir “out of the box”.

Sedangkan Inovasi menurut gw adalah aplikasi atau penegmbangan lebih lanjut dari sebuah kreativitas yang dimiliki setiap manusia. Inovasi menjadikan sebuah ide iseng yang tiba tiba muncul di benak kita, menjadi sebuah benda yang memiliki “value” atau nilai jual. Contoh kongkrit yang ada di sekeliling kita adalah Blackberry, dimana Handphone merupakan hal yang wajar, namun Blackberry membuat sebuah inovasi dimana kita bisa selalu online, terhubung dengan sesama kita, tanpa harus kesulitan atau mengeluarkan biaya lagi.

Persamaan:

Kreativitas dan Inovasi walaupun memiliki arti yang berbeda, mereka juga tetap memiliki persamaan, yaitu kedua kata tersebut sama sama memotivasi setiap manusia untuk berpikir “out of the box” dan meraih suatu limit yang lebih tinggi untuk mencapai sebuah tujuan atau kesuksesan.

Dari gambar diatas dapat kita lihat bagaimana seorang desainer dari perusahaan BMW, menciptakan sebuah replika mobil dari tanah liat dan digunakan sebagai prototipe dari mobil yang akan datang. Pembuatan desain mobil tentu nya membutuhkan kreativitas yang tinggi, namun jika dalam mendesain mobil tidak disertakan inovasi, maka desain mobil tersebut akan monoton dan masyarakat tidak akan tertarik dengan mobil tersebut. Karena desainer dari BMW tersebut memiliki jiwa kreativitas dan inovatif, maka munculah sebuah mobil baru bernama 2010 BMW 7 series.

Demikian sedikit ulasan dari gw, semoga bisa menginspirasi dan menjadi lebih tau akan kata kreativitas dan inovasi.

Advertisements

Senjata dari masa ke masa

Perubahan jaman ditentukan dengan perubahan kebudayaan dari tiap tiap masyarakat yang ada. Perubahan jaman itu tentu nya juga berpengaruh  terhadap perubahan teknologi seperti industri, senjata, dan lain lain nya. Berikut sedikit ulasan tentang perubahan senjata dari masa ke masa sampai sekarang ini.

Awal manusia menciptakan senjata, adalah pada jaman batu (Stone Ages) dimana semua senjata diciptakan dari batu yang diasah, sehingga menjadi tajam dan dapat melukai lawannya.

Tujuan awal dari diciptakannya senjata ini adalah untuk keperluan berburu, yaitu untuk melukai hewan, namun dengan bergesernya jaman dan kemampuan manusia pada saat itu untuk menjadi penguasa, maka dipakailah senjata itu untuk melukai manusia yang menurut mereka lawan nya.

Karena semakin lama pengetahuan akan pembuatan material senjata semakin membaik, maka bergeserlah peradaban manusia menjadi jaman logam (iron ages & medieval ages). Pada jaman ini, logam mulai digunakan baik untuk senjata seperti pedang, maupun untuk perlindungan seperti baju zirah.

Berbagai jenis senjata tangan mulai diciptakan, namun karena kebutuhan manusia akan sebuah senjata jarak jauh yang tidak hilang saat digunakan (tidak seperti tombak), maka mulailah diciptakan sebuah “Projectile Weapon” yang disebut pistol.

Pistol yang pertama kali diciptakan, merupakan pistol laras panjang, yang untuk menembakkannya, kita harus memasukkan bubuk mesiu dan peluru yang terbuat dari timah. Berikut gambar nya:

Pistol seperti gambar diatas, sangat sulit untuk digunakan karena membutuhkan waktu yang panjang untuk menyiapkan senjata hingga bisa menembakkan 1 peluru. Karena tinggi ya permintaan untuk sebuah pistol yang dapat menembakkan senjata dengan cepat, maka diciptakanlah sebuah pistol semi otomatis, yang digunakan dalam “World War” baik yang pertama maupun kedua. Berikut beberapa gambar dari senjata tersebut.