Monthly Archives: April 2011

Business Modeling

Memulai suatu bisnis itu tidaklah mudah, terutama di jaman sekarang dimana kompetitor bisnis kita bertebaran dimana mana. Kita memerlukan sebuah perbedaan atau inovasi dibandingkan dengan kompetitor kita yang lain, sehingga menjadikan kita lebih disukai oleh pelanggan. Karena itulah muncul sebuah metode untuk menganalisa dalam pembuatan bisnis kita yang biasa disebut Business Modeling. Business Modeling atau dalam bahasa Indonesia disebut Model Bisnis merupakan penggambaran dari nilai organisasi yang menjadi kekuatan kita, dan dapat ditawarkan kepada pelanggan kita.

Untuk lebih memahami tentang Model Bisnis lebih dalam, kita langsung masuk ke penerapannya saja. Dalam hal ini saya menerapkannya dalam model bisnis stasiun televisi untuk anak-anak dan remaja.

Berikut merupakan kerangka kerja dari Model Bisnis yang sudah saya aplikasikan kedalam usaha TV anak-anak:

Kerangka model bisnis dibagi menjadi 4 bagian utama, dimana setiap bagian menunjukkan kekuatan dari perusahaan kita sendiri. Berikut penjelasan singkat nya:

Infrastructure: bagian ini digunakan untuk mengukur kemampuan yang dimiliki perusahaan kita

  1. Core Capabilities, merupakan kekuatan dan kemampuan dari perusahaan yang kita buat bersama dengan tim kerja kita yang bisa kita gunakan sebagai kekuatan. Contoh, perusahaan TV anak-anak yang kita buat ternyata mampu membuat film kartun berkualitas yang mendidik, mampu men-dubbing film kartun dari luar, memiliki alat alat yang berteknologi tinggi, memiliki tim kerja yang profesional, memiliki kantor representatif di setiap kota besar menengah, dan sebagai satu satu nya stasiun TV di Indonesia yang peduli dengan perkembangan jiwa anak-anak.
  2. Partner Network, merupakan kekuatan dari perusahaan yang didapat dari link atau hubungan baik dengan perusahaan lain. Contoh nya, kita punya pertner di bidang foods and beverages, mainan anak-anak, sekolah sekolah baik swasta negeri dan internasional, dan taman rekreasi. Tapi apa gunanya link ini? hal ini dapat dijelaskan di bagian ketiga dari infrastruktur perusahaan.
  3. Activity Configuration, merupakan list aktivitas yang bisa kita lakukan dengan network partner kita. Pada bagian inilah kita bisa mengerti akan kegunaan dari memiliki link patner yang memberi kita kekuatan terhadap kompetitor lain. Contohnya, dengan memiliki partner network seperti yang di list diatas, makan perusahaan TV kita dapat melakukan aktivitas seperti konser, traveling, outbound, kompetisi, dan kuliner yang sehat dan menyenangkan untuk anak anak.

Customer: bagian ini menunjukkan siapa saja yang akan menjadi pelanggan kita.

  1. Target Customer, merupakan list sekmentasi yang menjadi pelanggan dari acara TV yang kita buat. Contoh, kita membuat TV berisi film edukasi untuk konsumsi anak-anak, sehingga target market kami adalah anak anak semua gender dari yang berumur 3 tahun sampai berumur 17 tahun, sekolah sekolah baik swasta, negeri, maupun internasional dari tingkat playgroup sampai SMA, majalah anak anak dan remaja, toko mainan anak dan remaja, dan event organiser.
  2. Distribution Channel, merupakan list bagaimana acara TV dan informasi informasi akan event kita akan dilihat oleh pelanggan kita yang sudah saya sebutkan diatas. Contoh nya, dalam kasus ini pelanggan dapat menikmati acara2 yang kita siarkan dengan melalui berlangganan TV kabel, sedangkan informasi informasi akan acara kita, dan event yang akan berlangsung dapat dilihat melalui Event Organiser yang bekerja sama dengan kita, melalui social network, internet, dan toko mainan anak.
  3. Customer Relationship, merupakan list yang menunjukkan dengan siapa sajakah kita akan membina hubungan yang lebih baik. Contoh nya, dalam kasus ini kita memang harus membina hubungan baik dengan semua pelanggan kita, namun para pelanggan kita yang memiliki member dari sekolah, toko mainan, majalah, dan media yang menjadi partner kita, akan menjadi prioritas kita untuk membina hubungan yang lebih akrab. Tidak lupa juga, kita harus membina hubungan baik dengan para fans untuk acara yang kita buat, karena tanpa mereka, acara kita tidak akan bisa hidup dan berjalan.

Offer: Bagian ini menjelaskan tentang apa yang kita tawarkan kepada pelanggan dilihat dari infrastuktur kita, yang membuat pelanggan akan tetap menyukai kita.

  1. Value Proposition, merupakan manfaat yang mereka dapatkan dengan menonton acara kita. Contoh nya, dalam kasus ini, kami memberikan One stop education and entertainment untuk para pelanggan kita, juga adanya materi materi pendidikan yang bermanfaat untuk menambah wawasan, pelatihan psikologi anak, dan pelatihan kepemimpinan untuk anak anak.

Finance: tentunya semua hal tidak terlepas dari masalah keuangan, jadi bagian ini akan menjelaskan tentang apa saya pengeluaran kita sebagai produser, dan apa saja pemasukan kita dari para konsumen.

  1. Cost Structure, merupakan list yang menjelaskan tentang pengeluaran kita sebagai seorang produser. Contoh nya, sebagai produser tentu ada biaya operasional seperti sewa tempat, alat, dan transportasi, lalu ada juga biaya maintenance untuk alat alat yang kita gunakan sehari hari, biaya untuk short program kita, dan tidak lupa gaji karyawan.
  2. Revenue Streams, merupakan list pemasukan kita yang kita dapat dari pelanggan maupun dari partner kita. Contoh nya, karena Tv kita merupakan Tv kabel, maka bagi para pelanggan yang akan menikmati siaran kami harus membayar untuk berlangganan, pemasukan dari membership, sponsorship, advertising, partnering, penjualan produk maskot kita, pemasukan dari event, dan penjualan tiket.

Mudah bukan untuk melakukan brainstorming tentang model bisnis ini? So jangan males untuk bikin model bisnis sebelum memulai usaha ya, karena terbukti berguna bagi banyak orang.


A Small Dream, For A Better World

Masih banyak orang beranggapan bahwa bermimpi itu hanya membuang buang waktu saja. Banyak orang yang tidak percaya akan kekuatan dari mempunyai sebuah mimpi dan harapan. Sebelum membahas lebih dalam mengenai mimpi, gw mau nunjukin sebuah video menarik tentang sebuah mimpi.

Video ini merupakan video buatan NTT DoCoMo yang merupakan salah satu operator seluler terbesar di Jepang

Video ini merupakan sebuah visi dan misi dari NTt DoCoMo untuk menghubungkan semua orang dimanapun, kapanpun, untuk saling berbagi cerita dan kebudayaan. Jika kita hanya menonton video itu, pasti banyak orang yang akan berkata bahwa hal tersebut tidak mungkin. Namun seringkali pemikiran tersebut muncul terutama ketika sebuah pemikiran gila yang diutarakan seseorang.

Satu contoh seorang penemu yang banyak dicemooh orang orang dan bahkan dianggap gila adalah Thomas Alva Edison. Dia adalah seorang penemu lampu listrik yang bermula dari bermimpi dan cemooh orang banyak.

Tapi sekarang bisa kita lihat bahwa dimanapun kita berada terutama pada malam hari, semua sumber penerangan kita pasti menggunakan lampu listrik ciptaan Thomas Alva Edison yang tadinya dicela dan dikatakan tidak mungkin oleh banyak orang.

Bermimpi dan berharap itu tidak salah, asal kita pun mau berusaha untuk mewujudkan mimpi kita itu untuk menjadi kenyataan. So, dream big, and achieve high